Mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember JUARA I IMSCOBI

Publish on November 29th, 2016

 

lkta-ub-1

Jember 30 Nopember 2016,  Bimo Yansya, Haifa Azzura Denanta dan Nurina Diah  mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unversitas Jember telah berhasil menjadi juara pertama dalam lomba  LKTA  Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya  dalam ajang  IMSCOBI.

Sedang  Islamic Medicine Scientific Competition and Book Review (IMSCOBI) adalah gabungan dari kegiatan bedah buku dan perlombaan ilmiah, kegiatan perlombaan ilmiah terdiri atas 3 cabang lomba yaitu LKTA, esai ilmiah, dan poster populer. Kegiatan registrasi dan pengumpulan karya lomba mulai dilaksanakan pada akhir September, hingga pada bulan November diseleksi karya-karya terbaik yang diundang ke FKUB untuk mempresentasikan karyanya serta memperebutkan juara. Kegiatan bedah buku merupakan seminar nasional yang tahun ini membahas buku “Psikologi Islam yang Sempurna” karangan dr. Raehanul Bahraen. Materi psikologi dalam islam diisi oleh dr.Raehanul Bahraen dan Ustadz Muhammad Syukur, dilaksanakan di GM lt.2 FKUB pada tanggal 27 November 2016.

Dengan judul  “ KOJISAKUM (Kombinasi Jintan Hitam dan Sari Kurma sebagai terapi alternatif Aterosklerosis” Bimo dkk mengulas pengobatan herbal secara Islam karena Islam sebagai agama yang sempurna dan kaya, khazanahnya mencakup segenap aspek kehidupan manusia seperti dalam bidang ekonomi, aqidah, akhlak, tidak terkecuali permasalahan mengenai penyakit-penyakit jantung. Secara global, jenis penyakit yang menempati urutan pertama penyebab kematian tertinggi adalah penyakit kardiovaskuler. Diperkirakan pada tahun 2008 penyakit kardiovaskuler telah menyebabkan kematian 17,3 juta orang dan 3 juta dari kematian tersebut terjadi sebelum usia 60 tahun yang seharusnya dapat dicegah pada usia dini. Diperkirakan angka kematian penyakit kardiovaskuler akan terus meningkat hingga mencapai 23,3 juta kematian pada tahun 2030, tentunya perlu ada intervensi untuk mencegah peningkatan angka kematian penyakit-penyakit kardiovaskuler pada zaman modern ini. Salah satu solusi terbaik yang dapat kita lakukan adalah dengan memajukan IPTEK serta memperdalam ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadist karena didalamnya merupakan petunjuk seluruh permasalahan dari umat manusia.

Pada bidang yang lain, mengenai generasi muda islam di zaman modern ini, tanpa kita sadari sudah jauh berbeda dibandingkan generasi muda pada masa-masa kejayaan Islam di masa lampau. Salah satu penyebabnya adalah semakin majunya, semakain tingginya, semakin meningkatnya Ilmu pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), tanpa didasari atau tanpa dilandasi Iman dan Taqwa (IMTAQ), pengaruhnya sangat cepat bagi masyarakat dunia, tidak terkecuali pada generasi muda masyarakat di Indonesia.

Untuk menciptakan generasi Islam yang baik perlu bagi individu untuk meningkatkan akhlak. Akhlak yang benar adalah akhlak yang dilandasi dengan iman kepada Allah, sehingga akan tertolak akhlak yang baik apabila tidak dilandasi keimanankepada Allah. Selain itu, orang tua juga berperan penting dalam membimbing anak dalam akidah dan akhlak untuk generasi penerus yang islami. Tidak terlepas dari hanya orang tua saja, generasi mudanya pun harus menyadari bahwa mereka harus menjadi generasi yang islami dengan menerapkan akhlak yang baik yang telah di ajarkan orang tuanya sebelumnya, karena mereka sebagai calon pemimpin

Maka semua solusi semua permasalahan haruslah digali dalam Al-Qur’an dan Hadist, yang merupakan petunjuk dan pedoman umat manusia di muka bumi. Fakta-fakta kebenaran yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadist saat ini telah banyak terbukti oleh kemajuan teknologi serta penelitian-penelitian ilmuan, sehingga semakin yakin bahwa Al-Qur’an dan Hadist berisikan solusi dari berbagai permasalahan kehidupan. Dengan memperdalam ilmu-ilmu Al-Qur’an dan Hadist, maka atas izin Allah berbagai solusi dari permasalahan-permasalahan yang dibahas sebelumnya akan dapat ditemukan.

lkta-ub-2Melihat berbagai permasalahan di atas, maka dari itu Departemen I-MED Lembaga Kerohanian Islam melaksanakan kegiatan IMSCOBI (Islamic Medicine Scientific Competition and Book Review) yang akan menjadi wadah bagi mahasiswa muslim untuk menyalurkan ide dan pemikirannya terhadap masalah-masalah tersebut sehingga akan terpicu untuk menjadi lebih kritis, kreatif, dan solutif. Selain itu juga akan meningkatkan wawasan kaum muslimin serta memperdalam ilmu-ilmu kedokteran ditinjau dari Al-Qur’an dan As-Sunnah sehingga akan menjadi generasi muslim yang cemerlang dan mampu memberikan alternatif solusi permasalahan yang ada saat ini.

Kegiatan Islamic Medicine Scientific Competition & Book Review (IMSCOBI) merupakan kegiatan tahunan LKI FKUB (Lembaga Kerohanian Islam Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya), untuk memperluas wawasan mahasiswa dan masyarakat mengenai ilmu kedokteran yang ditinjau dari Al-Qur’an dan Sunnah Rasul.

Dengan telaah ini mengantarkaan  Bimo dkk menjadi Juara Pertama sehingga untuk menumbuhkan jiwa kritis mahasiswa kesehatan muslim dalam menanggapi isu-isu kesehatan dalam sudut pandang Islam dan meningkatkan intelektualitas mahasiswa (satar)