Peserta UKOMNAS Gelar Santunan Anak Yatim

Jember, 3 Agustus 2026 – Pada Senin sore yang cerah sejumlah bocil menjadi tamu istimewa di kampus FKG Universitas Jember. Mereka adalah anak – anak yatim yang diundang dalam agenda Doa Bersama, Muhasabah dan Santunan Anak Yatim. Kegiatan digelar pada tanggal 3 Agustus 2026 bertempat di Ruang Kuliah 1 FKG Universitas Jember. Acara ini diorganisir oleh 63 mahasiswa calon peserta Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) Program Profesi Dokter Gigi (PPDG) Periode III Tahun 2026.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran di kampus, para mahasiswa akan melakoni Uji Kompetensi yang merupakan exim exam sebagai bukti bahwa mereka kompeten menjadi seorang dokter gigi yang melayani masyarakat. Sejumlah persiapan telah dilakukan untuk menghadapi ujian tersebut, diantaranya mengikuti pembimbingan uji teori serta uji praktek yang disiapkan oleh fakultas bagi mahasiswa calon peserta UKOMNAS.

Selain persiapan secara intelektual dengan berbagai agenda pembimbingan, mahasiswa berinisiatif menggelar acara doa bersama yang dirangkai dengan kegiatan santunan anak yatim. Hal ini diharapkan menjadi persiapan mental spiritual bagi calon peserta UKOMNAS. Mahasiswa ingin memperoleh berkah terkabulnya hajat sebagaimana sabda  Rasul saw yang artinya, “Pernah ada seorang laki-laki sowan kepada Rasulullah dan mengeluhkan kekerasan hatinya, lalu beliau berpesan, ‘Apakah kamu ingin hatimu lembut dan hajatmu terkabul? Sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya, berilah ia makan dari makananmu, maka hatimu akan lembut dan hajatmu akan terkabul.” (HR At-Thabarani). 

Pada kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah dosen prodi sarjana dan prodi profesi tersebut,  calon peserta UKOMNAS yang diwakili oleh Khalida Salma, S.K.G menyampaikan ucapan terima kasih atas pembimbingan yang diberikan para dosen selama belajar di FKG Universitas Jember. “Kami juga mohon keridloannya jika ada kesalahan selama menuntut ilmu. Pun kami mohon doa restu dokter sekalian, agar kami 63 mahasiswa ini bisa sukses, lulus 100% dalam ujian kompetensi di akhir pekan ini. “ Ujarnya.

Seusai penyampaian sambutan dan nasehat dari Dekan FKG dan Direktur RSGMP, kegiatan dilanjutkan dengan agenda muhasabah dan doa. Suasana teduh menyelimuti ruangan. Sautan kata “amiin” dari anak – anak yatim turut menambah kekhusyu’an hingga tanpa sadar beberapa mahasiswi meneteskan air matanya. Usaha dan doa sepenuh hati yang telah dilakukan diharapkan menjadi bekal bagi para kandidat untuk menghadapi Uji Kompetensi, dengan harapan terpenuhinya asa lulus menjadi seorang dokter gigi. (agp)

Share your love