
Makassar, 25 Oktober 2026 – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) adalah program penguatan kapasitas ormawa melalui serangkaian proses pembinaan ormawa oleh Perguruan Tinggi yang diimplementasikan dalam program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.

Pada tahun 2026 ini, Program “SUGIH PACE” hasil kolaborasi BEM FKG dengan UKMF Insisivus dan Fakultas Pertanian berhasil mendapatkan dana hibah PPK Ormawa dari Kemendiktisaintek. Program direalisasikan di Desa Pace, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. “SUGIH PACE” merupakan Program Perbaikan Kesehatan Gigi-Mulut-Gizi Lansia Melalui Inisiasi Kombucha Ampas Kopi dan Aquaponik di Desa Pace Jember. Program ini menghadirkan dua inovasi utama, yakni pemanfaatan ampas kopi menjadi kombucha untuk obat kumur serta pengembangan aquaponik sebagai sumber pangan bergizi bagi lansia.
Ketua Tim PPK Ormawa BEM FKG UNEJ, Annisa Fitriyani Sholeha, mengatakan pemilihan Desa Pace tidak terlepas dari potensi kopi yang sangat besar sekaligus persoalan limbah ampas kopi yang belum dimanfaatkan secara optimal. Ia mencatat, sekitar 90 persen masyarakat Desa Pace memiliki kebiasaan mengonsumsi kopi, sehingga menghasilkan ampas kopi yang selama ini belum termanfaatkan. Pada sisi lain, kesehatan gigi dan mulut lansia masih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian. Karena itu, tim menghadirkan KOMPI (Kombucha Ampas Kopi) sebagai salah satu solusi preventif berbasis potensi lokal.
Konsep dasarnya ampas kopi terlebih dahulu dikeringkan dan disterilkan, kemudian diolah menjadi seduhan sebelum difermentasi menggunakan SCOBY selama sekitar tujuh hari. Hasil fermentasi tersebut kemudian dikembangkan sebagai bahan obat kumur. Inovasi itu diarahkan untuk membantu menjaga kesehatan rongga mulut lansia. Namun, dirinya menegaskan produk tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum dipasarkan secara komersial. Tim akan melakukan pengujian laboratorium serta memastikan aspek keamanan dan persyaratan lain sebelum diarahkan menjadi produk bernilai ekonomi.
Berdasarkan hasil evaluasi Kemendiktisaintek, kegiatan pengabdian masyarakat oleh organisasi kemahasiswaan (ormawa) FKG ini dinyatakan lolos pada agenda puncak apresiasi nasional untuk Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang diselenggarakan di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, pada 21–25 Oktober 2026.
Keberhasilan lolos ke Abdi Daya ormawa 2026 disambut dengan suka cita dan kebanggaan. Seluruh anggota tim pelaksana dan tim pendukung bekerja keras menyiapkan sajian terbaik pada ajang penghargaan tahunan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi itu. Pada gelaran yang terlaksana hingga akhir pekan lalu, Tim BEM FKG Universitas Jember dengan dosen pendamping Dr. drg. Agustin Wulan Suci Dharmayanti, MDSc., berhasil meraih penghargaan pada kategori Video Paling Menarik secara Audiovisual.

“Kami mengapresiasi kinerja dan kerja keras seluruh tim mahasiswa dan dosen Pembimbing PPK Ormawa FKG.”Ujar Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni FKG UNEJ, drg. Zahara Meilawaty, M. Kes., yang mendampingi tim berkompetisi di Makassar. “Kami berharap prestasi ini memotivasi mahasiswa untuk menghasilkan inovasi – inovasi lain yang berkesinambungan berdampak pada masyarakat.” Ujar drg Mella. (agp)




