Jalan Kalimantan No. 37
Kampus Tegalboto, Jember
Hubungi Kami
+(0331) 333536

drg. Edi S. Dono, Sang Dentist Entreprenuer

Jika passion, peluang dan ketekunan bertemu di satu titik maka yang hadir adalah kesuksesan ! Demikian pengalaman drg. Edi S. Dono, alumni FKG Universitas Jember angkatan 2002. Selain berpraktik sebagai dokter gigi di kediamannya di Purwoharjo, Banyuwangi, beliau juga menekuni usaha di bidang pertanian.

Pertanian dan kedokteran gigi nampak dua ujung yang berbeda, namun tidak bagi dokter Dono, beliau bisa menyatukan keduanya dalam satu rangkaian. Memanfaatkan potensi wilayah tapal kuda yang memiliki kelebihan di sektor agroindustri, yakni pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan, beliau merintis wira usaha di bidang pembibitan tanaman, di luar aktivitas pelayanan perawatan kesehatan gigi dan mulut di kliniknya.

Saat ini beliau merupakan Kelompok P4S Suka Tani, dirintis dari usaha pembibitan tanaman buah bersertifikat dan berlabel. Dari usaha kecil tersebut, Suka Tani terus berkembang dan mampu bertahan hingga kini. “Alhamdulillah, setelah 15 tahun berkecimpung di pembibitan, kami masih bisa bertahan sampai hari ini,” ungkapnya.

Kelompok Suka Tani ini merupakan satu-satunya lembaga di Banyuwangi yang telah mendapatkan sertifikat dari UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur. Sehingga benih dan bibit yang diedarkan oleh SukaTani merupakan bibit buah-buahan unggul berlabel yang jelas asal-usul dan keunggulan hasil panennya. 

Bagi drg. Edi Suprandono, pertanian bukan sekadar pilihan profesi, melainkan jalan untuk berkontribusi bagi daerah dan bangsa. Melalui inovasi, pelatihan, dan pengembangan varietas unggul, ia berharap pertanian di Banyuwangi terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Kisah dokter Dono merupakan bagian serpihan cerita keberhasilan alumni FKG Universitas Jember. Sejumlah alumni tercatat sukses berwirausaha, umumnya berwirausaha di bidang yang dikuasainya yakni mendirikan klinik kedokteran gigi atau pemasaran alat kedokteran gigi. Namun tidak sedikit pula yang menekuni bidang yang “anti mainstream”,  seperti toko oleh – oleh, event organizer, catering, travel umroh dan sebagainya. Hal ini menunjukkan lulusan FKG Universitas Jember adalah orang yang kompeten dan inovatif. Pas dengan sasaran kampus dental agromedis yang bertekad menghasilkan lulusan yang berintegritas, berkarakter, memegang teguh etika, bersikap profesional mampu melaksanakan dan mengembangkan Ipteksdokgi serta berjiwa wirausaha dan berdaya saing tinggi dengan keunggulan di bidang agromedis berwawasan green dentistry. (agp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *