Category: Berita

04/08/2022 by Widy 0 Comments

Bidikmisi, Hidupkan Harapan Mahasiswa ! (2)

Sumpah dokter gigi ke – 103 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. Meski telah berakhir tapi masih ada cerita yang layak dikenang, salah satunya perjuangan para lulusan dokter gigi baru dalam meraih cita – citanya.  90 orang dokter gigi baru telah disumpah dan dilantik oleh Dekan FKG Unej, empat diantaranya adalah mahasiswa  penerima Beasiswa Bidik Misi. Berikut suka duka dan harapan mereka.

 

Jatuh Bangun Menggapai Cita

Menjadi mahasiswa kedokteran gigi dan lulus sebagai dokter gigi bukanlah perjalanan yang mudah. Berbagai tantangan dan rintangan baik fisik, psikis, sosial dan ekonomi harus dihadapi. Jatuh, bangun, jatuh, dan bangun lagi adalah fase yang selalu dilalui. Tidak akan bisa dilewati dengan mudah tanpa dukungan dan doa dari orangtua, serta teman-teman yang baik dan suportif.  Tutur drg. Liyathotun Fatimah

Putri bapak Buang Astanto dan ibu Kasiyani ini kemudian menyampaikan, dengan beasiswa Bidik Misi yang saya dapatkan, beban di pundak orang tua bisa lebih ringan. Seiring dengan itu semangat juang meningkat dan berusaha maksimal untuk lulus sesuai target. Banyak sekali cerita, baik suka maupun duka dilalui selama masa perkuliahan di FKG yang nantinya akan menjadi kenangan yang sangat dirindukan. Besar harapan ke depan, untuk Fakultas Kedokteran Gigi tercinta agar mencetak lulusan yang amanah.

Untuk kesuksesan teman-teman dimanapun kalian mengabdi nanti, percayalah, kerja keras dan usahamu selama ini tidak akan sia-sia. InsyaaAllah.

drg. Liyathotun Fatimah

Menghapus Ragu, Yakin Pada Sang Khaliq

Awalnya orangtua saya ragu dan khawatir tidak mampu membiayai kebutuhan kuliah. Tapi berkat dukungan dari semua pihak, kami percaya Tuhan pasti akan memberikan rezeki dan optimis bisa menjalani semuanya sampai akhir. Ujar drg. Nia membuka cerita.

Alumni SMAN 1 Ponorogo ini menyampaikan, “Terima kasih kepada Bidikmisi Indonesia dan almamater FKG UNEJ yang telah membantu mewujudkan cita-cita saya. Saya berharap agar Bidikmisi Indonesia tetap memperjuangkan hak-hak putra daerah yang berprestasi dan memiliki semangat tinggi. Saya juga berharap agar FKG UNEJ tetap menjadi kampus yang ramah untuk semua golongan masyarakat”

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”. Demikian kutipan dari terjemahan Qur’an Surat Albaqarah ayat 286. Allah swt Tuhan YME adalah Tuhan yang Maha Adil. Dia tidak memberi ujian ataupun anugerah melebihi batas kemampuan manusia. Jika hamba-Nya yakin, niscaya akan ada jalan keluar bagi orang – orang yang bertawakkal. Demikian pula yang dirasakan para dokter gigi baru lulusan periode ke 103, khususnya bagi mereka yang memperoleh kesempatan menuntut ilmu melalui program Beasiswa Bidik Misi. (agp)

drg. Nia Nurmayanti

03/08/2022 by Widy 0 Comments

Bidikmisi, Hidupkan Harapan Mahasiswa ! (1)

Sumpah dokter gigi ke – 103 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. Meski telah berakhir tapi masih ada cerita yang layak dikenang, salah satunya perjuangan para lulusan dokter gigi baru dalam meraih cita – citanya.  90 orang dokter gigi baru telah disumpah dan dilantik oleh Dekan FKG Unej, empat diantaranya adalah mahasiswa  penerima Beasiswa Bidik Misi. Berikut suka duka dan harapan mereka.

 

Pantang Mundur Meraih Mimpi

Mempunyai cita-cita menjadi seorang dokter gigi untuk sebagian orang mungkin mudah saja diwujudkan, namun tidak dengan saya dan ibu saya yang hanya seorang single parent. Demikian drg. Ulfa Mayasari memulai kisahnya.

Gadis lulusan SMAN 1 Trenggalek ini melanjutkan ceritanya. Dengan tanggungan biaya kuliah kedokteran yang tidak sedikit, seringkali memunculkan keraguan apakah saya mampu menyelesaikan pendidikan dengan tepat waktu ?!. Namun saya selalu yakin bahwa selagi ada kemauan, Allah swt pasti akan membukaan jalan-Nya.

Enam tahun lalu saya diyatakan sebagai salah satu mahasiwa penerima Beasiswa  Bidik Misi, dan itulah awal jalan saya untuk mewujudkan cita-cita saya. Setelah perjuangan panjang dari pre klinik hingga co ass yang sama sekali tidak ringan. Alhamdulillah, 23 Juli 2022 saya berhasil menggandeng tangan ibu saya untuk menyaksikan anaknya disumpah menjadi seorang dokter gigi di auditorium Universitas Jember. Semoga teman-teman diluar sana tidak pernah takut untuk bermimpi, karena keterbatasan yang kita miliki hanya kecil jika dibandingkan dengan kuasa-Nya.

drg. Ulfa Mayasari

Berjuang & Bertanggungjawab atas Beasiswa

Cita-cita menjadi dokter gigi yang ada di benak saya serasa bisa diwujudkan, walaupun tentunya akan ada banyak tantangan lain kedepannya, tak semudah membalik telapak tangan. Ujar drg Yenny dengan penuh keyakinan.

Dokter gigi kelahiran Kabupaten Kampar, Riau ini meneruskan kisahnya. Berbicara tentang hidup, di dunia ini memang tidak ada yang sepenuhnya indah. Selalu ada permasalahan yang muncul begitu saja tanpa menunggu kita siap. Banyak suka duka yang saya alami selama menempuh pendidikan di FKG Universitas Jember, hingga tidak bisa diceritakan satu persatu. Namun, rasanya seperti lebih banyak sukanya karena saya dikelilingi dosen-dosen dan teman-teman yang baik disini.

Saya adalah salah satu penerima Beasiswa Bidik Misi, oleh karenanya harus memberikan yang terbaik dan mempunyai target lulus dengan maksimal !. Harapan saya semoga lulusan dapat memberikan yang terbaik untuk Indonesia sesuai bidangnya, dan untuk penerima selanjutnya, percayalah bahwa seburuk apapun sebuah kejadian, Allah tidak akan pernah menelantarkan hamba-Nya. Bidikmisi, hidupkan harapan mahasiswa ! (agp)

drg. Yenny Afiv Rosyanah Canerry

25/07/2022 by Widy 0 Comments

Kisah Afifah, peraih nilai tertinggi Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi (UKMP2DG) se Indonesia

Membanggakan, itulah kata yang tepat untuk drg. Afifah Rizki Fauziah. Dokter Gigi lulusan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember ini berhasil meraih nilai 97,50 pada Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi Periode II tahun 2022 yang mengantarkannya mendapatkan predikat peserta dengan nilai tertinggi se-Indonesia. Afifah juga berhak untuk dikukuhkan sebagai Dokter Gigi. Pengukuhan telah dilaksanakan di Auditorium Universitas Jember yang dipimpin langsung Dekan FKG (23/7).

Untuk diketahui UKMP2DG adalah Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Kedokteran Gigi yang dlaksanakan oleh Kemristek DIKTI 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun.  Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi adalah sebagai syarat untuk lulus dan dikukuhkan sebagai Dokter Gigi. Yang tidak kalah membanggakan adalah pada UKMP2DG periode II tahun tahun 2022, peraih nilai tertinggi peringkat ke 2 juga diraih oleh peserta dari FKG Universitas Jember atas nama Hasna’ Fakhriyah Jinandan Rismawati Tri Kalasworojati.

“Jadi sebelum dinyatakan sebagai Dokter Gigi maka kami harus memenuhi berbagai persyaratan ketika menjalani koas, setelah semua persyaratan di koas selesai maka baru boleh mendaftarkan  Uji Kompetensi. Ada dua ujiannya, Ujian CBT (Computer Based Test)  dan ujian praktek  (Objective Structured Clinical Examination)” drg. Afifah menjelaskan. “Alhamdulilah untuk CBT nya saya mendapatkan peringkat satu se-Indonesia” tambahnya.

Gadis asal bondowoso ini  menceritakan kesulitan yang dihadapi pada saat UKMP2DG adalah banyaknya materi yang harus dihafalkan, karena materi yang diujikan adalah materi mulai semester awal kuliah samapai dengan semester akhir. “Materi Kedokteran gigi ini kan hafalan, maksudnya bukan yang hitung menghitung, banyak tulisan yang harus kami hafalkan sehingga perlu banyak latihan soal”

Ketika ditanya kiat apa saja yang dilakukan supaya mendapatkan nilai yang tinggi Putri Bpk Mustangin dan Ibu Susmiati ini dengan spontan menjawab doa dan usaha. Tidak hanya doa pribadi tetapi sejak ditetapkan sebagai peserta UKMP2DG drg. Afifah telah mohon restu dan juga tambahan doa kepada kedua orang tua.  Sedangakan untuk pribadi Ia menceritakan Sholat 5 waktu jangan sampai lupa ditambah ibadah sunahnya, seperti puasa sunah dan sholat malam. Drg Afifah masih juga mengingat didikan kedua orang tuanya yang keduanya berlatar belakang pendidik, bahwa sejak kecil ia diajarkan untuk fokus belajar serta mendahulukan hal-hal yang berfaedah dan mengurangi hal-hal yang dirasa tidak perlu.

Pola belajar yang diterapkan dokter gigi yang gemar melihat drama korea ini adalah konsisten. “Kalau dari saya pribadi itu lebih baik belajarnya stabil, tidak perlu yang sampai larut. Untuk mendapatkan yang terbaik maka harus diatur belajarnya cukup dan istirahatnya juga cukup, kalau menurut saya belajar sampai larut dan besoknya belajarnya hanya sedikit waktu maka hasilnya kurang maksimal” pungkasnya.(did)

20/07/2022 by Widy 0 Comments

Hadapi Tantangan Pendidikan Dokter Gigi, FKG UNEJ Jalin Kerjasama dengan FKG USU

“FKG Universitas Sumatera Utara telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, diataranya dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran Bandung, Universitas Hasanudin Makasar dan lain – lain. Dan hari ini kita akan segera menjalin kerjasama dengan FKG Universitas Jember.” Tutur Dekan FKG USU Dr. drg. Essie Octiara, Sp. KGA dalam sambutannya dalam acara penandatangan Memorandum of Agreement (MoA) antara FKG UNEJ dan FKG USU.

Ruang lingkup perjanjian kerjasama (PKS) ini adalah pelaksanaan kegiatan dalam bidang Tridarma Perguruan Tinggi. Perjanjian kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi dari kedua pihak dalam melaksanakan, mengembangkan dan meningkatkan berbagai kegiatan melalui pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

Seremoni penandatanganan MoA antara FKG Universitas Jember dan FKG Universitas Sumatera Utara dilaksanakan pada 14 Juli 2022 secara daring. Pada kesempatan itu drg.R. Rahardyan Parnaadji, M. Kes., Sp. Pros selaku Dekan FKG Universitas Jember menyampaikan,”Program MBKM Kemendikbud merupakan suatu tantangan sekaligus peluang. Untuk itu dibutuhkan dialog dan kerjasama untuk untuk memenuhi tuntutan MBKM bagi prodi kesehatan, khususnya Kedokteran Gigi.”

Selepas acara seremoni dilanjutkan dialog tentang antara perwakilan FKG USU dan FKG Universitas Jember tentang Implementasi PKS yang memberikan keunggulan bagi kedua pihak. Dekan FKG Universitas Jember yang didampingi para Wakil Dekan, Ketua GPM, Ketua Bagian dan Ketua Tim Pengelola Jurnal serta Kordinator dan Wakord Pokja Tata Usaha nampak antusias berdiskusi.

Drg. Rahardyan mempersilakan Ketua Bagian Periodonsian dan Prosthodonsia untuk menawarkan penelitan kelompok risetnya sebagai bagian kerjasama untuk pengembangan riset lebih lanjut. Di sisi lain Dr. drg. Tecky Indriana M.Kes. selaku Tim pengelola Jurnal FKG Universitas Jember juga turut dalam dialog untuk membuaka sela peluang kerjasama antara kedua pihak.

Suasana diskusi yang cair melahirkan sejumlah opsi usulan sebagai implementasi kongkret dari perjanjian kerjasama ini, mulai pertukaran tenaga pengajar, pertukaran mahasiswa, summer camp, kerjasama penelitian hingga kerjasama pengembangan jurnal di kedua Institusi Pendidikan Dokter Gigi. (agp)

13/07/2022 by Widy 0 Comments

QURBANMU, KENDARAAN SURGAMU!

Allahu Akbar 3X

Laa Illaha Ilallah Allahu Akbar

Allahu Akbar Walillahilhamdu

 

Gema Takbir berkumandang di seluruh negeri menandakan Hari Raya Idul Adha 1443 H telah datang. Segenap Ummat bersuka cita menyambutnya, tak terkecuali Sivitas Akademika FKG Universitas Jember.

Melalui program FKG BERQURBAN UKMF ISLAMIC DENTISTRY (ID), warga kampus dental agromedis menunaikan ibadah yang diserukan sang Khaliq pada QS. Al Kautsar ayat 2 yang artinya “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah”.

Pada Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Idul Qurban tahun ini, UKMF ID mengangkat tema “Qurbanmu, Kendaraan Surgamu”. Peringatan Hari Besar Islam merupakan momentum bagi umat Islam dalam mengevaluasi tingkat keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Momen untuk refleksi dan muhasabah bi nafsi, sejauh mana telah menjadi hamba dan manusia yang baik.

Selain itu, melalui PHBI diharapkan dapat meningkatkan ukkhuwah Islamiyah dan tali silaturahmi. Oleh karena itu pada peringatan Idul Qurban tahun ini hewan qurban yang terkumpul didistribusikan pada dua lembaga sosial, yakni Yayasan Panti Asuhan Yabappenatim Jember dan Pondok Pesantren “Al Azis”, Jember.

Ketua UKMF ID, Khoirul Imam Wahyudi, menyampaikan,”Pada tahun ini alhamdulillah terkumpul 9 hewan qurban berupa kambing. 5 ekor merupakan shadaqoh dari mahasiswa FKG angkatan 2021, 2020 dan 2019.” Mahasiswa angkatan 2020 ini melanjutkan,” Adapun 4 kambing lainnya merupakan qurban dari Dekan drg. R. Rahardyan Parnaadji, Prof. Drg. Herniyati, drg. Wulan serta Alifia mahasiswa FKG angkatan 2020.”

Melalui penyembelihan binatang tersebut diharapkan memperoleh hikmah dan keutamanan ibadah qurban yang salah satunya dapat merupakan sarana memperluas hubungan baik terhadap kerabat, tetangga, tamu dan saudara sesama muslim. Semua itu merupakan fenomena kegembiraan dan rasa syukur atas nikmat Allah Ta’ala kepada manusia, dan inilah bentuk pengungkapan nikmat yang dianjurkan dalam Islam: “Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).” (QS Ad-Dhuhaa 11). – agp.

05/07/2022 by Widy 0 Comments

RAJIN MENCATAT MATERI, ALVIONIKA MENJADI WISUDAWAN TERBAIK

Sabtu, 2 Juli 2022 adalah hari istimewa bagi Sivitas Akademika Universitas Jember. Setelah dua tahun berlalu, hari tersebut menjadi momen pelaksanaan wisuda Diploma, Sarjana dan Pasca Sarjana Universitas Jember secara 100% luring.

Wisuda luring menjadi momen yang banyak dinanti mahasiswa, tidak terkecuali oleh Alvionika Nadyah Qotrunnada. “Alhamdulillah bahagia bisa wisuda luring setelah hampir 2 tahun dilanda pandemi covid-19.” ujar calon dokter gigi asal Sampang, Madura ini. Alvi memang patut bersyukur dan gembira. Bukan hanya karena mendapat momen wisuda secara luring, namun karena ia berhasil menjadi wisudawan terbaik Fakultas Kedokteran Gigi pada Wisuda Periode V Tahun Akademik 2021/2022 . Gadis angkatan 2018 ini menyelesaikan pendidikan dengan IPK 3. 93 dan mendapatkan predikat “Dengan Pujian atau Cum Laude”.

Over All, Alvi merupakan lulusan terbaik ketiga dari 900 mahasiswa Universitas Jember yang di wisuda pada periode ini. Saat ditanya apa tips belajarnya ? ia menjawab,”Untuk tips belajar, biasanya saya selalu mencatat ulang materi dari dosen karena hal tersebutnya yang membuat saya cepat paham dan lebih mudah mengingat materi.” Kemudian ia menyampaikan,” Pada saat ujian pun saya akan belajar jauh jauh hari dan belajar bersama teman teman untuk berdiskusi mengenai materi yang akan diujikan.” ujar Alvi yang berhasil lulus ujian skripsi dengan judul “Analisis Cytotoxic T Lymophocyte Antigen 4 pada Tumor Wartin.”

Kegembiraan juga dirasakan oleh Gilbert Edgar Nurandhito, S. KG.  Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FKG Universitas Jember Periode 2021 ini mengakhiri pendidikan Sarjana Kedokteran Gigi dengan mengikuti Wisuda secara luring. “Saya sangat gembira bisa menutup perjalanan pendidikan sarjana saya dengan wisuda luring karena atmosfer wisuda luring yang lebih terasa. Atmosfer yang mungkin masih bisa saya rasakan untuk beberapa tahun lagi saat mengenang memori pendidikan sarjana.” ujar Gilbert.

Meskipun seorang aktivis kampus, Gilbert mampu menyelesaikan studinya dengan catatan yang apik. Dia lulus dengan IPK 3.71 dan masa studi kurang dari 4 tahun. Tepatnya 3 tahun 5 Bulan 15 hari. Maka tak ayal meski dalam kondisi cedera kaki akibat benturan saat bertanding Basket dan harus menggunakan kruk, Gilbert tetap bersemangat mengikuti prosesi wisuda. “Selanjutnya saya akan melanjutkan pendidikan di jenjang profesi untuk menyelesaikan jenjang pendidikan menuju dokter gigi dan mengamalkan ilmu yang saya dapatkan di pendidikan sarjana (preklinik).” Ujarnya lagi. (agp)

Adapun daftar wisudawan FKG Universitas Jember selengkapnya sebagai berikut :

No NIM    
MAHASISWA IPK
   
1 181610101022 ALVIONIKA NADYAH QOTRUNNADA 3,93
2 181610101102 SOFINATUR ROHIBAH 3,8
3 181610101001 HAPPY RAMADHANI WULAN 3,79
4 181610101003 RIZKA MAYA SILVIA 3,74
5 181610101036 DENIS DIYANATA 3,72
6 181610101008 DWIKI TUGAS IRIANDI NAIBAHO 3,72
7 181610101013 GILBERT EDGAR NURANDHITO 3,71
8 181610101007 AFIT DATUS SOLECHAH 3,61
9 181610101109 M.HARIST AL BARIK 3,49
10 171610101028 INNEKE DWI LESTARI JUNAEDI 3,38
11 171610101141 DARA GYTA PURNAMA ROSADI 3,19
12 171610101140 MAHRIANA 3,16

13/06/2022 by Widy 0 Comments

BERPISAH UNTUK SATU TUJUAN

UKMP2DG adalah Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Kedokteran Gigi yang dlaksanakan oleh Kemristek DIKTI 4 (empat) kali dalam 1 (satu) tahun. Ujian ini mejadi ukuran kelayakan seorang mahasiswa kedokteran gigi untuk bertugas sebagai dokter gigi.

Pada 11-12  Juni 2022 kemarin telah diadakan UKMP2DG periode II Tahun 2022. Pada kesempatan ini terdapat 93 mahasiswa koas dari FKG Univesitas Jember yang diuji kelayakannya sebagai calon dokter gigi. Namun berbeda dengan periode – periode sebelumnya, pada periode ini para peserta Uji Kompetensi dari FKG Universitas Jember harus berjuang secara terpisah.

Banyaknya peserta ujian dari FKG Universitas Jember ini mengharuskan sebagian peserta harus diuji di luar Jember. Hal ini karena Panitia Nasional menetapkan standar kapasitas maksimal 50% terhadap alat dan ruang yang digunakan untuk ujian. Ini merupakan bagian pelaksanaan protocol kesehatan guna mencegah berkembangnya kembali covid 19.

Sebanyak 75 mahasiswa melaksaakan ujian di “rumah sendiri”. Mereka mengikuti ujian di Gedung CBT – OSCE Center FKG Universitas Jember. Uji teori secara CBT dilaksanakan pada hari sabtu dalam dua sesi, sementara uji praktik dilaksanakan pada hari minggu dalam empat sesi.

Sementara itu, 13 mahasiswa mengikuti Uji Kompetensi di FKG Universitas Muhamadiyah Semarang (Unimus). Ujian CBT dilaksanakan pada sabtu siang di Laboratorium Komputer Lantai 7 Gedung Fakultas Kedokteran Unimus. Dan Ujian OSCE dilaksaakan pada hari minggu di OSCE Center Lantai 3 RSGM Unimus.

Adapun 5 peserta lainnya mengikuti ujian di kampus FKG Universitas Airlangga Suarabaya. Mereka mendapatka jadwal ujian CBT pada hari sabtu sesi siang. Adapun ujian OSCE mendapat jadwal pada sesi 1 di hari minggu.

Meski diuji di tiga tempat terpisah yang saling berjauhan, seluruh mashasiswa koas peserta UKMP2DG memiliki satu tekad yang sama : Lulus ! untuk kemudian mengabdikan ilmunya agar berguna bagi masyarakat. (agp)

08/06/2022 by Widy 0 Comments

BEKAL SPIRITUAL MENJELANG UKMP2DG

“Ya Allah Ya Fattah, hari ini kami berkumpul hanya semata-mata memohon rahmatMu, Kasih sayangMu untuk kami, untuk anak-anak kami, untuk mahasiswa-mahasiswa kami yang akan melaksanakan ujian UKMP2DG.”

“Ya Allah Ya Karim, berikanlah kepada anak-anak kami yang akan mengikuti UKMP2DG, kemudahan dan kelancaran dalam mengerjakan semua soal UKMP2DG sehingga mereka bisa mendapatkan hasil yang membahagiakan yaitu lulus semua.”

Demikian sepenggal doa yang dipanjatkan Ust. drg. Dwi Kartika Aprilyono, M. Kes., Sp. OF,. saat memimpin pelaksanaan doa sebagai persiapan menghadapi Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter Gigi (UKMP2DGF) periode II Tahun 2022 yang dilaksanakan pada 11-12 Juni 2022.

Do’a bersama dilaksanakan pada hari sabtu 4 Juni 2022 ba’da Ashar di halaman kampus FKG Universitas Jember dihadiri unsur Pimpinan fakultas, Ketua Bagian, dosen pembimbing dan seluruh calon peserta UKMP2DG. Pada periode ini tercatat 93 mahasiswa koas FKG Universitas Jember yang akan mengikuti Ujian Kompetensi tersebut. 75 mahasiswa akan melaksanakan ujian di Gedung CBT – OSCE Center FKG Universitas Jember, 5 orang diuji di kampus FKG Universitas Airlangga Surabaya dan sebanyak 13 orang lainnya mengikuti ukom di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).

“Ini adalah rekor peserta UKMP2DG terbanyak yang diikuti FKG Universitas Jember.” Ujar Dekan dalam sambutannya pada acara tersebut. “Kami percaya pada anak-anak kami yang telah dibekali kemampuan selama pembelajaran. Maka inilah saatnya bagi mahasiswa untuk menyatukan antara kemampuan yang dimiliki dengan doa dan rasa Tawakkal pada Allah swt Tuhan YME untuk kesuksesan dalam menjalani Ujian akhir sebagai dokter gigi.” Lanjut drg Rahardyan. Dekan memotivasi mahasiswa agar optimis dalam menghadapi pelaksanaan uji kompetensi. “Percayalah. Doa kami (para dosen) akan menyertai usaha kalian. Dimanapun mahasiswa melaksanakan ujian kompetensinya.”

Pada kesempatan tersebut mahasiswa berdoa dengan dipimpin oleh pemuka agama masing-masing sesuai agama dan kepecayaannya, yakni Islam, Kristen Katholik dan Hindu. “Semoga angkatan 103 lulus ukmp2dg 100%. Amiin!” Ujar para mahasiswa. (agp)

English EN Indonesian ID