drg. Dwi Kartika Apriyono, M. Kes., Sp.OF(K)
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember (FKG UNEJ) berproses dan berkembang seiring dengan perwujudan cita-cita luhur pendiri Universitas Jember yang tertuang dalam sesanti “Karya Rinaras Ambuka Budi Gapura Mangesti Aruming Bawana”, yang bermakna bahwa FKG UNEJ bertekad dan berkomitmen bekerja keras, selaras, serasi dan seimbang yang dilandasi iman dan taqwa untuk menghasilkan lulusan sebagai manusia seutuhnya dan bermartabat yang pengabdiannya di masyarakat selalu membawa keharuman bangsa dan negara, kemakmuran, kesejahteraan, dan perdamaian umat manusia.
FKG UNEJ bercita-cita mewujudkan visinya menjadi fakultas unggul dalam pengembangan ipteksdokgi di bidang agromedis yang berwawasan green dentistry dan berdaya saing internasional. Hal ini selaras dengan visi Universitas Jember yaitu menjadi perguruan tinggi terkemuka dalam inovasi pertanian industrial berkelanjutan yang bereputasi internasional. Pengertian agromedis secara keilmuan merupakan bidang ilmu kedokteran termasuk kedokteran gigi, yang mempelajari masalah kesehatan serta perilaku yang terkait pada seluruh kegiatan masyarakat agroindustri dan lingkungannya, mencakup pertanian, perkebunan, kelautan dan perikanan, peternakan, kehutanan serta pertambangan pada masyarakat agroindustri (pertanian industrial).
FKG UNEJ mempunyai keunggulan dalam pengembangan ipteksdokgi dalam bidang agromedis adalah dengan melakukan penguatan berbasiskan research based learning. Pada kegiatan ini kegiatan integrasi pendidikan, penelitian dan pengabdian mempunyai penekanan implementasi integrasi tridharma dengan menggunakan hasil penelitian abdimas menjadi referensi di dalam pembelajaran. Hal ini akan mencirikan keunggulan FKG UNEJ di bidang agromedis tetap menjadi penguatan dan lebih ditekankan pada implementasi pada masyarakat atau mempunyai outcome untuk peningkatan kesehatan gigi dan mulut sesuai dengan SDG’s. Konsep unggul Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember adalah upaya yang terus menerus untuk mencapai kondisi atau kualitas lebih tinggi atau terbaik dibandingkan dengan yang lain. Dalam konteks ini FKG UNEJ bertekad untuk memiliki keunggulan dalam berbagai aspek, seperti intelektual, keterampilan, etika dan moral serta kualitas pelayanan yang prima.
FKG UNEJ berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis. Green dentistry bermakna melakukan tindakan-tindakan tertentu dengan tujuan mengurangi dampak negatif bagi lingkungan atau ramah lingkungan. Implementasi green dentistry dalam bidang kedokteran gigi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para dokter gigi akan bahaya yang ditimbulkan dari praktik kedokteran gigi yang dapat berasal dari struktur bangunan yang tidak representatif, bahan-bahan yang dipakai, limbah yang dihasilkan, serta proses administrasi. Green dentistry adalah praktik kedokteran gigi yang memanfaatkan teknologi dan pemikiran inovatif untuk mengurangi limbah medis yang bersifat toksik, polusi, dan menghemat penggunaan energi listrik dan air. Green dentistry adalah gerakan revolusioner dalam praktik kedokteran gigi yang akan membuat perubahan menjadi lebih ramah lingkungan dan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dengan lingkungan yang sehat.
FKG UNEJ saat ini telah mendapatkan pengakuan internasional dalam pengembangan ipteksdokgi yang akan menuju pada pengakuan FKG UNEJ menciptakan faculty collaboration dengan institusi lain di luar negeri. Posisi ini akan dikembangkan melalui benchmark di bidang tridharma perguruan tinggi dengan salah satu institusi di luar negeri melalui student mobility, lecture exchange, visiting professor, kolaborasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pengakuan kurikulum pendidikan dokter gigi pada tingkat internasional.