Book Appointment Now
Tanggal 16 Maret adalah tanggal yang istimewa bagi sivitasi akademika kampus dental agromedis. Pada tanggal tersebut tahun 1995 telah terbit Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi tentang pembentukan Program Studi Kedokteran Gigi (PSKG) di Universitas Jember (UNEJ). Sejak saat itu Kedokteran Gigi Universitas Jember terus tumbuh dan berkembang.
Guna memperingati Dies Natalis ke 31 tersebut, FKG Universitas Jember menggelar sejumlah acara, yakni Pemilihan Dosen Berprestasi, Tenaga Kependidikan Berprestasi serta Mahasiswa Berprestasi. Selain itu dilaksanakan pula Webinar yang menghadirkan dua alumni FKG Universitas Jember yang saat ini bertugas sebagai dosen di almamaternya serta rilis video lagu dari “The Dentist Band” berjudul “DIA” yang digawangi oleh para guru besar dan dosen FKG Universitas Jember.
Puncak Peringatan Dies Natalis ke 31 Universitas Jember dilaksanakan dalam kegiatan Tasyakuran yang digelar pada 16 Maret 2026 di Gedung Serba Guna FKG Universitas Jember. Kegiatan tasyakuran diisi dengan sambutan Wakil Rektor II Universitas Jember dan dilanjutkan sambutan serta laporan capaian Indeks Kinerja Utama (IKU) oleh Dekan.


Pada sambutannya drg. Dwi Kartika Apriyono, M. Kes., Sp. OF. (K). menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan kerjasama segenap sivitas akademika FKG Universitas Jember sehingga pada usianya yang ke 31 pada tahun 2026 ini FKG Universitas Jember berkembang dengan baik dengan sejumlah pencapaian, diantaranya meluluskan 2.660 dokter gigi, meraih akreditasi UNGGUL dari LAM-PTKes serta rekognisi Internasional dari ASIIN (Jerman).
Pada kesempatan tersebut diumumkan pula hasil pemilihan sivitas akademika berprestasi. Terpilih sebagai Dosen Berprestasi drg. Tantin Ermawati, M.Kes. dari Konsentrasi Biomedik dan Patologi Mulut Maksilofasial, Tenaga Kependidikan Berprestasi diraih oleh Bagus Setiawan, S.P., M.Si., serta mahasiswa Berprestasi diperoleh oleh Maria Felicia Louise Setiabudi dari angkatan 2023. Ketiga sivitas akademika berprestasi tingkat fakultas akan mewakili FKG pada ajang sejenis di tingkat Universitas Jember.


Tasyakuran diakhiri dengan agenda siraman rohani yang disampaikan oleh K. H. Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau Gus Firjaun. Beliau adalah Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqi Putra (Ashtra) sekaligus Wakil Ketua PWNU Jatim. Gus Firjaun menasehatkan pada segenap yang hadir agar senantiasa menyadari status manusia sebagai Hamba dari Sang Khaliq. Oleh karena itu hendaknya setiap hamba berbakti pada tuannya sebagai wujud syukur atas segala anugerah yang diberikan oleh Allah swt Tuhan Yang Maha Esa.
Beliau mengutip kisah Nabi Musa AS saat sakit gigi, dimana sakit tersebut bisa sembuh karena Nabi Musa menyandarkan permohonan kesembuhan pada Allah swt, dan sebaliknya sakit tersebut tidak berujung sembuh karena Nabi Musa AS mengandalkan pengetahuannya belaka. Maka sungguh hendaknya para hamba senantiasa menyandarkan segala urusannya hanya pada Allah swt Tuhan Semesta Alam. (agp)





