Jalan Kalimantan No. 37
Kampus Tegalboto, Jember
Hubungi Kami
+(0331) 333536

MEMAKNAI HALAL BI HALAL 1439.H BAGI WARGA FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS JEMBER

Setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia merayakan Idul Fitri pada 1 Syawal. Perayaan diwarnai dengan takbir, tasbih dan tahmid sepanjang hari. Berikutnya setelah melaksanakan shalat Id, jamaah saling bertegur sapa dan saling mendoakan. Keceriaan dan kebahagiaan nampak pada wajah wajah keluarga besar Fakultas Kedokteran gigi Universitas Jember baik dosen, karyawan dan mahasiswa semua berbaur menjadi satu untuk melaksanakan jabat tangan dan saling memaafkan. Seperti inilah Suasana halalbihalal yang di gelar di gedung Serba Guna Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember.

Acara diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan pembacaan kitab suci oleh qorik dan dilanjutkan dengan sambutan dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember. Dalam sambutannya, drg. R.Rahardyan Parnaadji, M.Kes, Sp.Pros mengucapkan minal aidin wal faidin mahon maaf kepada semua warga Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember karena sebagai pimpinan selama satu tahun mungkin ada kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja dan marilah kita setelah kita mengadakan halalbihalal bisa kita tingkatkan kinerja kita.

Sedangkan acara mauhidoh khasanah di sampaikan oleh KH. Hasan Basri Pengasuh Pondok Pesantren Al Muarif Patrang Jember  beliau menguraikan Arti  “halal bi halal” tidak bisa diterjemahkan secara bahasa, karena pendefinisian halal bi halal lahir dari kultur masyarakat Indonesia.  Hal ini karena tidak ada bahasa Arab dengan kaidah halal bi halal. Bahkan bangsa Arab pun bisa jadi membaca halal bi halal tidak akan mengerti maksudnya.  “halal” berasal dari bahasa Arab yang sudah diserap menjadi bahasa Indonesia, yaitu lawan dari kata haram. Halal mempunyai arti boleh atau tidak dilarang, sedangkan kata “bi”adalah huruf jar yang biasa artikan “dengan”. Secara lughowi halal bi halal diartikan “boleh dengan boleh”.

Halal bi halal tidak bisa dimaknai secara bahasa melainkan dimaknai segi kulturalnya yaitu budaya saling memaafkan atau dengan saling berkunjung ke rumah saudara (silaturrahim) guna memohon dan memberi maaf yang diteruskan dengan saling berjabat tangan.

Kita telah menjalankan ibadah puasa satu bulan Romadhlon dan kita sekarang sudah memasuki bulan sawal dan kita sudah saling memaafkan satu sama lainnya mari kita insteropeksi diri apa yang karus kita memaknai Hala Bi Halal ada 4 hal yang harus kita tanyakan dalam diri kita sendiri dan harus kita jabawab dengan jujur sesuai dengan hati nurani kita yaitu :

Pertama : Kita harus bertanya kepada diri kita sendiri  Ilmu apa pelajari yang belum kita pelajari ?

Kita sibuk bekerja, kita sibuk mengajar maka jangan sampai lupa mengkaitkan semua pelajaran dengan kitab suci Al qur’an karena sekarang Al qur ‘an sudah sering kita tinggalkan mari kita ajari anak anak kita dengan Al Qur’an.

Kedua : Kita harus bertanya kepada diri kita dan harus dijawab dengan jujur Ibadah apa yang belum kita lakukan ?

Kita setiap hari sudah menjalankan ibadah kepada Allah baik yang mahdoh maupun yang qhoiru mahdoh mari kita tingkatkan ibadah kita semata mata karena Allah jangan sampai kita lengah.

Ketiga : Kita harus bertanya kepada diri kita dan harus dijawab dengan jujur Dosa apa yang belum kita tobati ?

Kita harus mengingat dosa dosa yang kita lakukan baik dosa kepada Allah atau dosa sesama manusia karena kalau dosa kita kepada Allah kita bisa taobatan nasuha dan jika kita masih mempunyai dosa terhadap sesama mari kita masih mumpung di hari yang suana idul fitri kita harus saling memaafkan.

Keempat :  Kita harus bertanya kepada diri kita dan harus dijawab dengan jujur siapakah saudara atau teman kita yang belum kita silaturahmi ?

Karena silaturahmi merupakan anjuran dan mafaatnya sangat luar biasa yaitu dengan silaturahmi kita bisa memperpanjang usia, dengan silaturahmi bisa memambah rejeki maka dari itu harus sering silaturhami.

Acara di akhiri dengan doa bersama dilanjutkan dengan jabat tangan oleh semua warga Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember dan ramah tamah. (satar)

 

AboutAdmin