fa idzâ faraghta fanshab. Demikian petikan QS. Alam Nasyrah yang artinya “Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebaikan), teruslah bekerja keras (untuk kebaikan yang lain). Petikan ayat ini pas untuk menggambarkan suasana di kampus dental agromedis FKG Universitas Jember pada hari jumat, 13 Februari 2026.
Pada hari itu FKG Universitas Jember menyelenggarakan Yudisium Pengumuman Kelulusan Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter Gigi (UKOMNAS PPDG) Periode I Tahun 2026. Berdasarkan Keputusan Panitia ad hoc Nasional UKOMNAS, seluruh peserta ujian dari FKG Universitas Jember yang berjumlah 58 mahasiswa co ass, dinyatakan LULUS 100 %.

Semua peserta dianggap kompeten setelah melalui serangkaian uji teori dan uji praktek secara nasional. Artinya masa belajar mahasiswa di FKG Universitas Jember di tahap ini telah usai. FKG Universitas Jember telah menyelesaikan amanah dari para orang tua untuk mendidik putra/putrinya menjadi seorang dokter gigi. Selanjutnya mereka akan melakukan kegiatan sumpah dan pelantikan sebagai dokter gigi. Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. drg. Suhartini, M. Biotech., menyampaikan rasa syukurnya atas capaian lulusan 100% pada Uji Kompetensi periode ini. “Semoga ilmu yang mereka dapat di kampus ini dapat bermanfaat bagi masyarakat saat mereka mengabdi sebagai dokter gigi dimanapun berada.” Ujarnya.

Usai menuntaskan satu tugas mendidik 58 mahasiswa menjadi dokter gigi baru, pada hari yang sama Dekan FKG Universitas Jember melaksanakan Pengambilan Janji Mahasiswa Tahap Pendidikan Profesi pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. FKG Universitas Jember mendapatkan tugas baru untuk mendidik 98 mahasiswa co ass untuk menjadi lulusan dokter gigi yang kompeten, berkualitas, dan profesional serta berdaya saing yang mempunyai keunggulan di bidang agromedis berwawasan green dentistry, sesuai tujuan FKG Universitas Jember.
Pada kesempatan itu, Dekan berpesan pada mahasiswa co ass baru agar menjalani pendidikan profesi dokter gigi dengan sebaik – baiknya sesuai ketentuan yang ada. drg. Dwi Kartika Apriyono, M. Kes., Sp. OF (K) juga berpesan,”Hindari tindak perundungan (bullying), kekerasan seksual, dan intoleransi. Baik kepada sesama mahasiswa, pasien maupun tenaga kesehatan.” Tegas Dokter Dwi Kartika yang menekankan agenda kampus yang senantiasa berusaha menjaga lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan inklusif.

Pada kesempatan tersebut Dekan FKG Universitas Jember menyerahkan 98 mahasiswa kepada Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Jember untuk melaksanakan praktikum dan pembelajaran di RSGMP UNEJ sebagai wahana pendidikan utama, maupun di Rumah sakit – rumah sakit lain serta puskesmas sebagai wahana pendidikan satelit. (agp)



