Jalan Kalimantan No. 37
Kampus Tegalboto, Jember
Hubungi Kami
+(0331) 333536

2 Dosen FKG Turut Terlibat dalam Aksi Kemanusian untuk Korban Banjir Sumatra

Hujan deras disertai cuaca ekstrem mengguyur wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) sejak 25 November 2025. Kondisi tersebut mengakibatkan banjir dan tanah longsor yang menerjang berbagai wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Banyak kabupaten/kota di Aceh, Sumut, dan Sumbar terdampak banjir dan longsor, sejumlah wilayah bahkan mengalami putus akses jalan dan jembatan, membuat logistik dan evakuasi menjadi sulit.

Universitas Jember (UNEJ) menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan mengirimkan Tim Relawan Tenaga Medis (Named) dan Tenaga Kesehatan (Nakes) ke Kabupaten Aceh Tamiang. Pengiriman tim ini merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Tanggap Bencana yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Sebanyak 12 personel yang terdiri dari dokter, perawat, apoteker, serta tenaga kesehatan lainnya akan bertugas. Anggota Tim berasal dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM UNEJ), Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keperawatan.

Rusaknya fasilitas rumah sakit dan layanan kesehatan primer akibat bencana banjir berdampak pada terbatasnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar. Menyikapi kondisi tersebut, UNEJ melalui Program Mobile Clinic dan Mobile Antenatal Care (ANC) menghadirkan layanan kesehatan langsung ke tengah masyarakat terdampak bencana banjir tersebut.

Tim Unej-Mobile ANC dan Unej-Mobile Clinic membawa dokter spesialis kandungan, dokter umum, dokter gigi, perawat, serta residen bedah dengan berbagai layanan diberikan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, pemeriksaan tekanan darah dan gula darah, hingga edukasi kesehatan. Layanan kesehatan dengan sistem jemput bola ini telah berlangsung pada 18 Desember 2025 dan berakhir pada 30 Desember 2025.

“Melalui layanan kesehatan yang diberikan, kami berharap dapat berkontribusi nyata dalam pemerataan layanan kesehatan di daerah terdampak bencana, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial bagi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil,” ujar Ketua Pelaksana Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Bencana Darurat UNEJ, Dr. drg. Banun Kusumawardani, M. Kes.

Di sisi lain keberadaan lansia dan anak – anak korban banjir juga menjadi perhatian bagi tim. “Pasien lansia sangat rentan jika pengobatan rutin terhenti. Karena itu, kami tidak hanya menangani penyakit kronis, tetapi juga melakukan perawatan cedera akibat bencana,” jelas Dr. drg. Tecky Indriana, M.Kes, Koordinator Kelompok Riset Healthy Ageing Fakultas Kedokteran Gigi UNEJ.

Tim Relawan UNEJ melaksanakan layanan kesehatan ini dilakukan secara terpadu melalui koordinasi dengan puskesmas, dinas kesehatan, jejaring relawan, serta pemangku kepentingan setempat. “Dengan pendekatan kolaboratif tersebut, diharapkan keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat pascabencana dapat tetap terjaga, sehingga warga terdampak memperoleh akses layanan kesehatan yang layak selama masa pemulihan,” ujar drg. Banun.  

Saat ini Tim Relawan telah menyelesaikan tugasnya dan telah kembali kampus Universitas Jember untuk tugas – tugas berikutnya dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. (agp dari berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *