KULIAH UMUM KADINKES JEMBER

Publish on March 25th, 2019

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, dr Siti Nurul Qomariyah, M. Kes. Berkenan hadir  di Gedung Serba Guna Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember pada hari Jum’at, 22 Maret 2019.  Kehadiran Kadinkes adalah untuk memberikan kuliah umum pada mahasiswa semester VI FKG Universitas Jember yang menempuh mata ajar Blok 18 : Paradigma Sehat. Wakil Dekan I yang mendampingi Kadinkes memberikan kuliah umum, menyampaikan bahwa mahasiswa yang hadir direncanakan akan menempuh KKN pada semester depan. Kehadiran Kadinkes untuk memberikan kuliah diharapkan dapat memberi tambahan wawasan bagi mahasiswa sebagai bekal melaksanakan Kuliah Kerja Nyata di tengah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut dr Nurul menyampaikan kuliahnya dengan sangat interaktif.  Sesekali beliau melemparkan sedikit joke ataupun pertanyaan ringan untuk dijawab audience sehingga suasana kuliah menjadi “cair”. dr Nurul Qomariah memberikan penjelasannya dengan bertitik tolak pada definisi sehat berdasar WHO maupun peraturan perundangan yang ada, khususnya Undang-Undang Kesehatan. Bahwa Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Kondisi inilaih yang harus diupayakan tercipta bagi masyarakat.

Pada kuliah umum yang juga dihadiri oleh mahasiswa dari rumpun kesehatan (Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Farmasi dan Kedokteran)  di lingkungan Universitas Jember, dr Nurul mendorong para calon tenaga kesehatan untuk menjiwai ilmu yang dipelajarinya. Ilmu yang dimiliki tidak hanya sekedar menjadi teori namun diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya mengaplikasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), yang meliputi 1) Melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, 2) Mengonsumsi buah dan sayur; dan 3) Memeriksakan kesehatan secara rutin. Jika tenaga kesehatan telah mengaplikasikan ilmunya dalam keseharian maka akan lebih mudah membangun paradigma sehat di tengah masyarakat yang berbasis promotif – preventif. (Gigih)