Jalan Kalimantan No. 37
Kampus Tegalboto, Jember
Hubungi Kami
+(0331) 333536

Sekali Lagi, Lulusan FKG UNEJ Raih Nilai Tertinggi

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember (FKG UNEJ) kembali meluluskan dokter gigi baru seiring dengan dilaksanakannya Pelantikan dan Sumpah Dokter Gigi Baru ke 118 Periode III Tahun Akademik 2025/2026 pada tanggal 25 Februari 2026. Pada kegiatan yang digelar Gedung Sutardjo Universitas Jember ini diikuti oleh 58 dokter gigi baru lulusan Uji Kompetensi Nasional Program Profesi Dokter Gigi (UKOMNAS PPDG) Periode I Tahun 2026.

“Alhamdulillah. Kami bersyukur dan berbangga karena pada UKOMNAS PPDG periode ini peserta dari FKG Universitas Jember lulus 100% !” Ujar Dekan FKG UNEJ, drg. Dwi Kartika Apriyono, M. Kes., Sp. OF (K). Pada kesempatan yang sama dokter Dwi Kartika juga menyampaikan bahwa 56 dari 58 peserta bahkan lulus sebagai first taker. Dan dua orang diantaranya tercatat sebagai peraih Nilai Tertinggi Uji Teori UKOMNAS-PPDG Periode I Tahun 2026.

Kedua dokter gigi berprestasi tersebut adalah drg. Aisyah Hanum Tyas dan drg. Chansa Yana Bidari yang berhasil meraih nilai 96,67. Hanya satu peserta dari kampus lain yang nilainya lebih tinggi dari dokter Aisyah dan dokter Yana. Capaian ini menunjukkan kualitas pendidikan di FKG Universitas Jember mampu bersaing dengan kampus – kampus terbaik lain di tingkat nasional.

Bahkan di internal angkatan ke 118 ini terdapat dua mahasiswa yang memperoleh predikat peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi, yakni drg. Abiyyu Gading Ardhiatama dan drg. Firmansyah Agung Rizky. Keduanya meraih IPK 3,93 dengan masa studi 1 Tahun 11 Bulan 28 Hari. Keberadaan para “Juara Kembar” ini menggambarkan meratanya kualitas mahasiswa yang menjalani pendidikan dokter gigi di Universitas Jember.

Rektor Universitas Jember  Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Beliau juga berpesan pada dokter gigi baru bahwa perjalanan selanjutnya masih panjang, untuk itu hendaknya senantiasa bersyukur dengan capaian yang ada sembari terus belajar meng – up grade kemampuan. Beliau juga berharap segenap dokter gigi lulusan Universitas Jember untuk mengembangkan sikap empati dan simpati. ”Menangani pasien bukan sekedar persolan klinis namun juga hubungan kemanusiaan, untuk itu kembangkan selalu simpati dan empati. Dan ingatlah senyum pasien bukan semata karena restorasi yang presisi, namun juga karena karunia ilahi.” (agp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *